Tampilkan postingan dengan label REMAJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REMAJA. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Agustus 2020
Diantara adab terhadap orang tua: tahammul al adza
Salah satu akhlak yang harus dimiliki oleh para anak adalah تحمل الاذى من الوالدين /tahammul al adza minal walidain/, yaitu bersabar menahan gangguan dari orang tua.
Andaikan orang tua...
* Memarahimu
* Mengomelimu
* Menghukummu
* Mencaci maki dirimu
* Merendahkanmu
* Membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain
* Melakukan kezaliman kepadamu
Maka diam, tahan dan bersabarlah.
* jangan membantahnya
* jangan mendebatnya
* jangan membalasnya dengan keburukan
* jangan membalasnya dengan kemarahan juga
* jangan pergi berpaling
Tapi diam, tahan dan bersabarlah.
Kamis, 26 Desember 2019
Rabu, 27 November 2019
Ayah
Seorang laki-laki mengadukan perihal Ayahnya kepada Rasulullah shalalloohu alaihi wa sallam. Maka Rasulullah shalalloohu alaihi wa sallam pun bersabda,
الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ، فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ
"Ayah (Al Walid) itu adalah pintu surga yang paling tengah.
Sekarang terserah kepadamu, apakah engkau hendak mengabaikan pintu itu, ataukah engkau hendak menjaga pintu itu."
[Hr. At Tirmidzi, hadits no. 1900, Shahih]
Selasa, 22 Oktober 2019
Islam Memperhatikan Akal
ISLAM MEMPERHATIKAN AKAL
Allâh Azza wa Jalla telah menganugerahkan kepada umat manusia akal, yang dengannya mereka menjadi mampu berfikir, merenung, dan membedakan antara yang baik dan yang buruk. Allâh Azza wa Jalla berfirman :
وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dialah yang menjadikan kalian memiliki pendengaran, penglihatan, dan hati, supaya kalian bersyukur [an-Nahl/16:78]
Sekilas Tentang Pemuda
SEKILAS TENTANG PEMUDA
Jika berbicara tentang pemuda atau remaja, maka yang sering menjadi topik pembicaraan hal-hal negatif yang berkait dengan mereka. Balapan liar, tawuran, pemalakan, pacaran dan lain sebagainya. Apakah ini berarti bahwa semua pemuda itu buruk dan jahat? Jawabannya tentu tidak.
Senin, 21 Oktober 2019
Hadits-Hadits Yang Berkaitan Dengan Pemuda
HADITS-HADITS YANG BERKAITAN DENGAN PEMUDA
Karena tema pembicaraan kali ini berkaitan dengan pemuda, maka kami menyebutkan beberapa hadits yang berkaitan dengan pemuda atau didalamnya ada penyebutan lafazh pemuda, baik dalam kontek pujian kepada para pemuda, ataupun bimbingan kepada mereka agar tidak tertipu dengan masa muda. Diantara hadits berikut ada juga yang menunjukkan peran para pemuda dalam membela dan mempertahankan Islam dari serangan para musuh. Diantara hadits-hadits tersebut adalah:
Penyelewengan Dan Problematika Pemuda
PENYELEWENGAN DAN PROBLEMATIKA PEMUDA
Penyebab penyelewengan dan problematika pemuda itu sangat banyak dan bervariasi jenisnya. Karena manusia pada fase remaja mengalami perkembangan pesat pada fisik dan mental. Fase ini merupakan fase pertumbuhan sehingga sering berubah dengan cepat. Oleh karena itu, pada fase ini sangatlah penting mempersiapkan segala sesuatu yang bisa menjaga dan memantap jiwa, serta perangkat yang bisa menuntun mereka menuju jalan yang lurus.
Permasalahan Yang Sering Menghinggapi Kaum Remaja
PERMASALAHAN YANG SERING MENGHINGGAPI KAUM REMAJA
Hati yang mati tidak akan dihampiri oleh perasaan was-was atau pikiran yang bertentangan dengan agama Islam ini yang dihembuskan oleh syaitan. Syaitan tidak terpesona dan tidak tertarik dengan hati yang sudah mati seperti ini. Hati yang mati itu pasti akan binasa dan itulah yang diinginkan oleh syaitan, tidak lebih dari itu. Oleh karena itu, ketika ada yang mengatakan kepada Ibnu Mas’ûd Radhiyallahu anhu atau Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhu ,”Sesungguhnya orang-orang Yahudi mengatakan bahwa mereka tidak pernah diganggu dengan rasa was-was saat mereka beribadah (diganggu dengan pikiran-pikiran yang merusak kekhusu’an ibadah mereka)”. Shahabat Nabi tersebut mengatakan, “Mereka benar. Syaitan tidak melakukan apapun pada hati yang sudah rusak dan mati.”
Rabu, 29 November 2017
Prewedding Photo
Prewedding Photo
Tidak ada satupun ulama/ustadz yang menyatakan kalo Prewedding itu Halal..
MUI pun jelas menyatakan Prewedding itu Haram..
Lalu bagaimana bisa saya memohon pekerjaan yang saya lakukan barokah.. dan halal.. kalo yang saya lakukan adalah hal yang jelas Haram..
Sudah bertahun tahun pernyataan itu saya dengar..
Kamis, 20 Juli 2017
Nikah Dibatalkan, Cincin Tunangan Dikembalikan?
Tanya :
Saya sudah memberi cincin kepada seorang wanita sebagai tanda dia untuk menjadi istri saya lalu dia membatalkan nya bagaimana sikat saya?bahwa kedua belah pihak sudah setuju,terima kasih
Jawab :
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Lamaran (khitbah) merupakan pengantar pernikahan. Sehingga, status khitbah hanya sebatas janji untuk menikah, dan bukan akad yang mengikat. Karena itu, membatalkan akad nikah setelah khitbah, diperbolehkan, karena ini merupakan hak masing-masing calon pasangan.
Sabtu, 24 September 2016
Doa Agar Dia Menjadi Jodoh Kita
SABTU, 23 Dzulhijjah 1437 H / 24 September 2016 M / 20:49 WIB
Pertanyaan :
Apakah kita bisa meminta seseorang menjadi jodoh kita? (Dari Indri via Tanya Ustadz for Android)
Rabu, 06 April 2016
Pernikahan di Usia Muda – Perspektif Non-Islam
‘Aaisyah radliyallaahu ‘anhu pernah berkata:
تَزَوَّجَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا بِنْتُ سِتِّ سِنِينَ، وَبَنَى بِي وَأَنَا بِنْتُ تِسْعِ سِنِينَ
“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallammenikahiku pada saat usiaku 6 tahun, dan beliau membina rumah tangga (serumah) denganku pada saat usiaku 9 tahun” [Muttafaqun ‘alaih].
Kita sering mendengar cemoohan dan ejekan dari orang-orang kafir – dan naasnya sebagian kaum muslimin yang bodoh terhadap agamanya mengekor mereka – bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengidap penyakit pedofilia karena beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahi ‘Aaisyah di usia muda. Tentu saja ini tidak benar, karena pelabelan pedofilia kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam hanya karena beliau menikahi gadis di bawah usia 13 tahun, tidaklah tepat. Pembatasan usia 13 tahun dalam Islam tidaklah dikenal sama sekali, apalagi kemudian menganggapnya sebagai satu penyakit. Tidak ada yang salah menikah dengan wanita muda, dewasa, setengah baya, atau nenek-nenek tua renta sekalipun. Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam menikah dan serumah dengan ‘Aaisyah pada usianya 9 tahun adalah karena ia telah berusia baligh dan siap secara fisik untuk menjalankan pernikahan yang hakiki, termasuk jimaa’.
Langganan:
Postingan (Atom)










