Tampilkan postingan dengan label MUSIK ???. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSIK ???. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Maret 2021


Jika dulu kamu suka musik metal, 

lalu sekarang kamu suka lagu religi, 

itu namanya bukan hijrah tapi pindah genre musik...

๐ŸŒ Cerkiis.blogspot.com

Sabtu, 20 Mei 2017

Menyifati Al-Qur’an dengan Musik

Menyifati Al-Qur’an dengan Musik
 
Asy-Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah pernah menyebutkan kekeliruan sebagian orang yang menggunakan lafadh musik untuk menyifati Al-Qur’an.

Takhrij Hadits Musik

Takhrij Hadits Musik

ุนู† ุฃุจูŠ ุนุงู…ุฑ ุงู„ุฃุดุนุฑูŠ ุณู…ุน ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠู‚ูˆู„ : ((ู„ูŠูƒูˆู†ู†ّ ู…ู† ุฃู…ุชูŠ ุฃู‚ูˆุงู… ูŠَุณุชَุญِู„ُูˆู†َ ุงู„ุญِุฑَّ ูˆุงู„ุญَุฑูŠุฑَ ูˆุงู„ุฎู…ْุฑَ ูˆุงู„ู…َุนَุงุฒู)).
Dari Abu ‘Aamir Al-Asy’ariy, ia mendengar Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Akan ada di kalangan umatku suatu kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, alat musik (al-ma’aazif).” [1]

Minggu, 24 Januari 2016

Hukum Musik dan Nyanyian (3)

Hukum Musik dan Nyanyian (3)

Perkataan Ulama Mengenai Keharaman Nyanyian yang Disertai Alat Musik
 
Jumhur ulama mengharamkan nyanyian yang disertai alat musik. Hal itu telah menjadi kesepakatan imam empat.

》 1.        ’Utsman bin ’Affan radliyallaahu ’anhu, ia berkata :

ู„َู‚َุฏِ ุงุฎْุชَุจَุฃْุชُ ุนِู†ْุฏَ ุฑَุจِّูŠ ุนَุดْุฑًุง ، ุฅِู†ِّูŠ ู„َุฑَุงุจِุนُ ุฃَุฑْุจَุนَุฉٍ ูِูŠ ุงู„ุฅِุณْู„ุงู…ِ ، ูˆَู…َุง ุชَุนَู†َّูŠْุชُ ูˆَู„ุง ุชَู…َู†َّูŠْุชُ

”Sungguh aku telah bersumbunyi dari Rab-ku selama sepuluh tahun. Dan aku adalah orang keempat dari empat orang yang pertama kali masuk Islam. Aku tidak pernah bernyanyi dan berangan-angan.....” [Diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam Mu’jamul-Kabiir no. 122 – Maktabah Sahab; hasan].

Hukum Musik dan Nyanyian (2)

Hukum Musik dan Nyanyian (2)
  
Dalil As-Sunnah
   
》 1.    Imam Bukhari telah menyebut dalam kitab Shahih-nya dalam Bab

{ ุจุงุจ ู…ุง ุฌุงุก ููŠู…ู† ูŠุณุชุญู„ ุงู„ุฎู…ุฑ ูˆูŠุณู…ูŠู‡ ุจุบูŠุฑ ุงุณู…ู‡ } 

Bab Apa-Apa yang Datang Seputar Orang yang Menghalalkan Khamr dan Menamainya dengan Nama Lain. Kemudian beliau membawakan hadits sebagai berikut :

ูˆู‚ุงู„ ู‡ุดุงู… ุจู† ุนู…ุงุฑ ุญุฏุซู†ุง ุตุฏู‚ุฉ ุจู† ุฎุงู„ุฏ ุญุฏุซู†ุง ุนุจุฏ ุงู„ุฑุญู…ู† ุจู† ูŠุฒูŠุฏ ุจู† ุฌุงุจุฑ ุญุฏุซู†ุง ุนุทูŠุฉ ุจู† ู‚ูŠุณ ุงู„ูƒู„ุงุจูŠ ุญุฏุซู†ุง ุนุจุฏ ุงู„ุฑุญู…ู† ุจู† ุบู†ู… ุงู„ุฃุดุนุฑูŠ ู‚ุงู„ ุญุฏุซู†ูŠ ุฃุจูˆ ุนุงู…ุฑ ุฃูˆ ุฃุจูˆ ู…ุงู„ูƒ ุงู„ุฃุดุนุฑูŠ ูˆุงู„ู„ู‡ ู…ุง ูƒุฐุจู†ูŠ ุณู…ุน ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠู‚ูˆู„ ู„ูŠูƒูˆู†ู† ู…ู† ุฃู…ุชูŠ ุฃู‚ูˆุงู… ูŠุณุชุญู„ูˆู† ุงู„ุญุฑ ูˆุงู„ุญุฑูŠุฑ ูˆุงู„ุฎู…ุฑ ูˆุงู„ู…ุนุงุฒู ูˆู„ูŠู†ุฒู„ู† ุฃู‚ูˆุงู… ุฅู„ู‰ ุฌู†ุจ ุนู„ู… ูŠุฑูˆุญ ุนู„ูŠู‡ ุจุณุงุฑุญุฉ ู„ู‡ู… ูŠุฃุชูŠู‡ู… ูŠุนู†ูŠ ุงู„ูู‚ูŠุฑ ู„ุญุงุฌุฉ ููŠู‚ูˆู„ูˆุง ุงุฑุฌุน ุฅู„ูŠู†ุง ุบุฏุง ููŠุจูŠุชู‡ู… ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุถุน ุงู„ุนู„ู… ูˆูŠู…ุณุฎ ุขุฎุฑูŠู† ู‚ุฑุฏุฉ ูˆุฎู†ุงุฒูŠุฑ ุฅู„ู‰ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ

Telah berkata Hisyam bin ‘Ammar : Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Khalid : Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman  bin Yazid bin Jaabir : Telah menceritakan kepada kami ‘Athiyyah bin Qais Al-Kilaaby : Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman bin Ghunm Al-Asy’ary ia berkata : Telah menceritakan kepadaku Abu ‘Aamir atau Abu Malik Al-Asy’ary – demi Allah dia ia tidak mendustaiku – bahwa ia telah mendengar Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Akan ada di kalangan umatku suatu kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, alat musik (al-ma’aazif). Dan sungguh beberapa kaum akan mendatangi tempat yang terletak di dekat gunung tinggi lalu mereka didatangi orang yang berjalan kaki untuk suatu keperluan. Lantas mereka berkata : “Kembalilah besok”. Pada malam harinya, Allah menimpakan gunung tersebut kepada mereka dan sebagian yang lain dikutuk menjadi monyet dan babi hingga hari kiamat” [HR. Al-Bukhari no. 5268. Diriwayatkan juga oleh Ibnu Hibban no. 6754; Ath-Thabrani dalam Al-Kabir no. 3417 dan dalam Musnad Syamiyyin no. 588; Al-Baihaqi 3/272, 10/221; Al-Hafidh Ibnu Hajar dalam Taghliqut-Ta’liq 5/18,19 dan yang lainnya. Hadits ini memiliki banyak penguat].

Hukum Musik dan Nyanyian (1)

Hukum Musik dan Nyanyian (1)

HUKUM SYAIR (SYI’IR)
Banyak hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam yang menjelaskan tentang dibencinya banyak bersya’ir :

ุนู† ุจู† ุนู…ุฑ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุนู†ู‡ู…ุง ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ ู„ุฃู† ูŠู…ุชู„ุฆ ุฌูˆู ุฃุญุฏูƒู… ู‚ูŠุญุง ุฎูŠุฑ ู„ู‡ ู…ู† ุฃู† ูŠู…ุชู„ุฆ ุดุนุฑุง

Dari Ibnu ‘Umar radliyallaahu ‘anhuma dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang bersabda : “Lebih baik salah seorang dari kalian memenuhi perutnya dengan nanah daripada ia penuhi dengan sya’ir” [HR. Al-Bukhari no. 5802].

ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„ ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู„ุฃู† ูŠู…ุชู„ุฆ ุฌูˆู ุฑุฌู„ ู‚ูŠุญุง ูŠุฑูŠู‡ ุฎูŠุฑ ู…ู† ุฃู† ูŠู…ุชู„ุฆ ุดุนุฑุง

Dari Abi Hurairah radliyallaahu ‘anhu ia berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam : “Lebih baik salah seorang dari kalian memenuhi perutnya dengan nanah hingga merusak perutnya daripada ia penuhi dengan sya’ir” [HR. Al-Bukhari no. 5803 dan Muslim no. 2257].

Sabtu, 23 Januari 2016

Haramnya Musik dan Ijmaa’

Haramnya Musik dan Ijmaa’

Haramnya Musik dan Ijmaa’
Permasalahan hukum musik adalah permasalahan yang telah dibahas para ulama kita semenjak dulu hingga sekarang. Dalam blog ini telah dibahas apa hukum musik dan nyanyian. Adapun sekarang, apakah benar bahwasannya larangan musik merupakan ijma’ di kalangan ulama ? Sebagian besar rekan-rekan tentu akrab dengan pernyataan ijma’ tentang pengharamannya. Adapun selain itu – taruhlah kita memakai termin yang seringkali dipakai di grassroot : ‘non salafiy’ (= yang sependapat dengan Dr. Yuusuf Al-Qaraadlawiy dan yang semisal dengannya) – berpendapat tidak terjadi ijma’.

Ibnu Hajar rahimahullah berkata :

ูˆุฃู…ุง ุงู„ุงู„ุงุช ูุณูŠุฃุชู‰ ุงู„ูƒู„ุงู… ุนู„ู‰ ุงุฎุชู„ุงู ุงู„ุนู„ู…ุงุก ููŠู‡ุง ุนู†ุฏ ุงู„ูƒู„ุงู… ุนู„ู‰ ุญุฏูŠุซ ุงู„ู…ุนุงุฒู ููŠ ูƒุชุงุจ ุงู„ุฃุดุฑุจุฉ ูˆู‚ุฏ ุญูƒู‰ ู‚ูˆู… ุงู„ุฅุฌู…ุงุน ุนู„ู‰ ุชุญุฑูŠู…ู‡ุง ูˆุญูƒู‰ ุจุนุถู‡ู… ุนูƒุณู‡ ูˆุณู†ุฐูƒุฑ ุจูŠุงู† ุดุจู‡ุฉ ุงู„ูุฑูŠู‚ูŠู† ุฅู† ุดุงุก ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ูˆู„ุง ูŠู„ุฒู… ู…ู† ุฅุจุงุญุฉ ุงู„ุถุฑุจ ุจุงู„ุฏู ููŠ ุงู„ุนุฑุณ ูˆู†ุญูˆู‡ ุฅุจุงุญุฉ ุบูŠุฑู‡ ู…ู† ุงู„ุงู„ุงุช ูƒุงู„ุนูˆุฏ ูˆู†ุญูˆู‡

“Adapun alat musik, maka akan datang perkataan tentang ikhtilaaf para ulama padanya terhadap bahasan hadits ma’aazif dalam kitab Al-Asyribah (dalam Shahih Al-Bukhaariy – Abul-Jauzaa’). Sekelompok ulama mengatakan adanya ijmaa’ pengharamannya. Namun sebagian yang lain mengatakan sebaliknya. Dan akan kami sebutkan penjelasan syubhat dua kelompok tersebut, insya Allahu ta’ala. Dan tidaklah melazimkan kebolehan memukul duff sewaktu pernikahan dan yang semisalnya dengan kebolehan memukul selain duff dari macam alat-alat musik seperti ‘uud (semacam kecapi) dan yang semisalnya” [Fathul-Baariy, 3/371].