Tampilkan postingan dengan label Ustadz Boris Tanesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ustadz Boris Tanesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 November 2020


Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

"Perkaranya bukanlah tentang melakukan ketaatan, namun bagaimana menjaga ketaatan tersebut dari hal-hal yang dapat membatalkan pahalanya."

عدة الصابرين 119

Ya, betapa banyak orang yang melakukan ketaatan, namun ia sulit menjaga agar pahala ketaatan tersebut tetap membersamainya hingga hari catatan amal dihamparkan.

Senin, 19 Oktober 2020

Seandainya engkau hanya mampu menerapkan sebagian dari sunnah-sunnah Nabi,  maka lakukanlah...

Sekalipun engkau ini adalah pelaku maksiat. 

Sesungguhnya berpegang erat dengan sebagian tali dapat menyelamatkanmu,

Hal ini lebih baik daripada engkau melepaskannya kemudian engkau pun binasa.

_____

Diterjemahkan dari FP Facebook
  فتاوى أئمة عصرنا الكبار : الألباني  - ابن باز - ابن عثيمين


♻ Ustadz Boris Tanesia

Sabtu, 05 September 2020

Tentang Doa-Doa Kita


Orang yang tujuan hidupnya akhirat, ketika berdoa, selalu perkara akhirat yang ia minta atau dahulukan.

Minta diampuni atas dosa, minta istiqomah, minta agar husnul khotimah, masuk Surga, terhindar dari adzab kubur, Neraka dan berbagai perkara akhirat lainnya.

Pun ketika berdoa minta dunia, selalu saja ada kaitannya antara dunia yang ia minta dengan tujuan hidup akhiratnya.

Kamis, 27 Agustus 2020

Mulai Saja


Peliharalah jenggot, angkatlah celana di atas mata kaki sekalipun engkau belum sholeh.

Kenakanlah hijab syar'i sekalipun engkau belum sholehah.

Kita tidak pernah akan menjadi sholeh jika kita tidak pernah memulainya.

Paksalah diri untuk berpenampilan sholeh, mengikuti Sunnah Nabi, meskipun diri masih terseok-seok dalam ketaatan.

Sampai Kapankah 'Kan Terus Membangkang Kepada Allah ?


Sampai Kapankah 'Kan Terus Membangkang Kepada Allah ?


 يَا مغروراً بالأماني

Wahai orang yang tertipu dengan angan-angan,

 لُعن إِبْلِيس

Iblis telah dilaknat...

 وأهبط من منزل الْعِزّ

Ia diturunkan dari tempat yang mulia...

 بترك سَجْدَة وَاحِدَة

Karena ia meninggalkan sujud satu kali saja...!

[  ابن_القيم - كتاب الفوائد  ]

♻ Ustadz Boris Tanesia   
🌐 Cerkiis.blogspot.com

Selasa, 18 Agustus 2020

Bagaimanakah Orang Tua Menjaga Anak Dari Kejahatan Seksual, Penculikan dan Semacamnya?


Ngeri ya kalo baca-baca berita sekarang ini. Betul-betul bikin khawatir dan was-was para orang tua. Mulai dari penculikan anak, penjualan organ tubuh anak bahkan sampai kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Mungkin banyak orang tua yang telah mengajarkan kepada anak-anak mereka agar berhati-hati dengan orang asing, memberi wejangan ini itu atau bahkan ada yang sampai memberikan pengawal pribadi bagi sang anak.

Namun ada satu hal yang bisa jadi terluput dari para orang tua. Hal itu adalah ketakwaan dan kesholehan kedua orang tua sang anak.

Loh, emang ada hubungannya ya?

Engkau Menikahinya Karena Apa...?


Seorang lelaki mengeluhkan keadaan dirinya kepada Sufyan bin Uyainah, ia menceritakan bahwasanya ia menikahi seorang wanita, akan tetapi istrinya tersebut senantiasa merendahkan, menghinakan dirinya.

Sufyan bertanya kepadanya,

"Sepertinya engkau menikahinya karena engkau mencari kemuliaan?"

Lelaki tersebut menjawab, "iya, betul."

Kemudian Sufyan berkata,

"Siapa yang menikah karena mencari kemuliaan, ia akan diuji dengan kehinaan.

Siapa yang menikah karena harta, ia akan diuji dengan kemiskinan.

Siapa yang menikah karena pertimbangan agama (yang baik), niscaya Allah akan kumpulkan baginya agama, harta dan kemuliaan."

[Hilyatul Auliya 7/289]

♻  Ustadz Boris Tanesia
🌐 Cerkiis.blogspot.com

Pernikahan Siti Nurbaya


Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,

"Orang tua tidak boleh memaksa anaknya untuk menikah dengan orang yang tidak diinginkan oleh sang anak, karena bila sang anak menolaknya, ia bisa menjadi durhaka. Ketika tidak seorang pun boleh memaksa orang lain untuk memakan makanan yang tidak disukainya padahal orang tersebut mampu untuk memilih makanan yang ia sukai, maka seperti itu pula pernikahan, bahkan lebih layak lagi hal ini tidak dilakukan.

Sesungguhnya kepahitan dari memakan makanan yang tidak disukai itu hanya akan dirasakan sebentar saja, sementara kepahitan dari pernikahan yang dipaksakan akan dirasakan dalam jangka waktu yang lama."

ألاداب الشرعية  ٤٤٧/١

♻  Ustadz Boris Tanesia
🌐 Cerkiis.blogspot.com

Sabtu, 15 Agustus 2020

Indahnya Kesabaran


Indahnya Kesabaran

Ketika suatu hari sedang berjalan, Abu Darda - Rodhiyallahu anhu - bertemu seorang laki-laki yang melakukan suatu dosa - kemaksiatan - , orang-orang pun mencela dia.

Maka beliau berkata kepada orang-orang yang mencelanya : "Seandainya kalian melihat ia tercebur ke dalam sumur, tidakkah kalian akan mengeluarkannya ? "

Mereka menjawab, "tentu saja."

Abu Darda kembali berkata, "Janganlah kalian cela saudara kalian, pujilah Allah yang telah menjaga kalian dari dosa tersebut. "

Mereka bertanya, "Tidakkah engkau membencinya (karena maksiat yang ia lakukan ) ?"

Maka Abu Darda menjawab, "Aku hanya membenci perbuatannya, Jika dia meninggalkan perbuatan tersebut, maka dia saudaraku."

[ Tarikh Dimasyq , Ibnu Asakir ]

- - - - -

• ‏قيل للبخاري رحمه الله :

كيف لا تدعو الله على هؤلاء الذين يظلمونك و يتناولونك و يبهتونك ؟

• فقال : قال النبي ﷺ :

*«اصبروا حتى تلقوني على الحوض».*

Imam Bukhari rahimahullah pernah ditanya,

"Mengapa engkau tidak mendoakan kejelekan terhadap mereka yang menzhalimimu, menjatuhkanmu dan memfitnahmu?"

Beliau menjawab,

"(Karena) Nabi Shollallahu alaihi wasallam Bersabda :

(Bersabarlah, sampai kalian menjumpaiku di Telaga Al-Kautsar kelak.)"

[ السير (١٢/٤٦١). ]

Semoga bermanfaat, Barakallah Fiikum

♻  Berbagai Sumber
🌐  Cerkiis.blogspot.com

Bila Engkau Sakit


Bila suatu saat engkau sakit...

Ketahuilah,

Di sana ada orang lain yang bersedih atas sakitmu,

Kamis, 06 Agustus 2020

Memberi Tanpa Meminta Balasan Apapun


Memberi Tanpa Meminta Balasan Apapun

وَيُطْعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا . إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَآءً وَلَا شُكُورًا

Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. (Al Insan : 8-9)

Jumat, 20 September 2019

Musibah Yang Berpahala


🍃 Musibah Yang Berpahala