Tampilkan postingan dengan label AKTUAL : CINTA NABI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AKTUAL : CINTA NABI. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Oktober 2017
Hakikat Cinta Nabi Shallallahu Alaihi Wa Salam
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mengutus Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menjelaskan kandungan makna syahadatain dan memerintahkan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk memerangi manusia hingga bersaksi dengannya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam:
أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّ الْإِسْلَامِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ
"Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai bersaksi, sesungguhnya tiada sesembahan yang benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah (syahadatain), menegakkan shalat dan menunaikan zakat. Apabila mereka melakukan hal tersebut, maka terjaga dariku darah dan harta mereka, kecuali dengan hak Islam, dan hisab mereka pada Allah".[1]
Bukti Dan Tanda Cinta Nabi Shallallahu Alaihi Wa Salam
BUKTI DAN TANDA CINTA NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM[1]
Oleh Ustadz Kholid Syamhudi
Mencintai Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Semuanya mengakui dan ingin mencintai beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam. Untuk membuktikannya, diperlukan bukti dan tanda, yang dapat dijadikan sebagai standar kebenaran pengakuan cinta. Sebab, bila pengakuan tidak diwujudkan dengan bukti, maka apa artinya sebuah pengakuan? Karena tidak semua pengakuan cinta dianggap benar, kecuali jika diwujudkan dengan bukti dalam kehidupan sehari-harinya. Bukti dan tanda-tanda tersebut menunjukkan kecintaannya yang hakiki. Semakin banyak memiliki bukti dan tanda tersebut, maka semakin tinggi dan sempurna kecintaannya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Di antara bukti dan tanda-tanda tersebut ialah sebagai berikut :
Pengakuan Cinta Rasul
Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al Atsari
Seseorang tidaklah menjadi orang yang beriman sempurna, sampai dia mencintai Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lebih daripada seluruh manusia. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
"Tidaklah beriman –dengan keimanan yang sempurna- salah seorang dari kamu, sampai aku menjadi yang paling dia cintai daripada bapaknya, anaknya, dan seluruh manusia" [HR Bukhari, no. 15; Muslim, no. 44; dari Anas bin Malik].
Langganan:
Postingan (Atom)