41. Menghafal Sambil Menulis dan Mengantuk.
Ketika Imam ad-Daruquthni masih remaja, dia pernah hadir di majelis Isma’il ash-Shaffar yang tengah meng-imla‘ (mendiktekan) hadits kepada murid-muridnya, namun ad-Daruquthni malah menyalin kitab hadits lainnya.
Maka dia ditegur oleh sebagian hadirin, “Kamu tidak bisa mendengar imla‘ Syaikh secara bagus jika kamu mendengarnya sambil menyalin buku lainnya.”
Ad-Daruquthni menjawab, “Pemahamanku berbeda dengan pemahamanmu.”