Tampilkan postingan dengan label MANHAJ & AQIDAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MANHAJ & AQIDAH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 September 2022

Menyanggah Buku “Ternyata Akhirat Tidak Kekal”


Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam yang menjanjikan kebahagiaan di surga bagi orang-orang yang bertakwa dan kesengsaraan di neraka bagi orang-orang yang kufur lagi durhaka. Shalawat dan salam kepada Nabi akhir zaman, sebagai penutup para Nabi dan panutan dalam meniti jalan yang lurus, begitu pula kepada keluarga dan para sahabatnya.

Allah Ta’ala berfirman,

فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ (106) خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ (107) وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ (108)

“Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” (QS. Huud: 106-108)

Sabtu, 13 Maret 2021


KELOMPOK SESAT ITU ASALNYA DARI EMPAT KELOMPOK, LALU BERCABANG MENJADI TUJUH PULUH DUA

Abdullah bin Mubarak rahimahullah berkata:

أصل اثنتين وسبعين هوى أربعة أهواء ، فمن هذه اﻷربعة الأهواء تشعبت الاثنان وسبعون هــوى: القدريــــــــة, والمرجئـــــة, والشيعـــــة, والخوارج

“Asal dari tujuh puluh dua kelompok hawa nafsu (bidah) itu adalah empat hawa nafsu, dari empat macam hawa nafsu ini bercabang menjadi tujuh puluh dua hawa nafsu: Qadariyah, Murji’ah, Syi’ah dan Khawarij.

Jumat, 20 November 2020

Penjelasan Hadits: “Allah Menciptakan Adam Dalam Bentuk-Nya”


Penjelasan Hadits: “Allah Menciptakan Adam Dalam Bentuk-Nya”

Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

خَلَقَ اللَّهُ عزَّ وجلَّ آدَمَ علَى صُورَتِهِ، طُولُهُ سِتُّونَ ذِراعًا

“Allah 'Azza wa Jalla menciptakan Adam dalam bentuk-Nya. Tinggi beliau 60 hasta” (HR. Bukhari no.6227, Muslim no. 2841).

Dalam riwayat Muslim:

إذا قاتَلَ أحَدُكُمْ أخاهُ، فَلْيَجْتَنِبِ الوَجْهَ، فإنَّ اللَّهَ خَلَقَ آدَمَ علَى صُورَتِهِ

“Jika kalian saling berkelahi dengan saudaranya, maka jangan pukul wajah. Karena Allah 'Azza wa Jalla menciptakan Adam dalam bentuk-Nya” (HR. Muslim no. 2612).

Senin, 17 Agustus 2020

Hukum Hormat Kepada Bendera

Cerkiis.blogspot.com

Pertanyaan ini sering diajukan oleh kaum muslimin, terutama di Indonesia yang memiliki tata cara penghormatan kepada bendera dengan cara berdiri menghadap bendera dan mengangkat tangan. Muncul beberapa pertanyaan, apakah bentuk peghormatan seperti ini boleh? Apakah dilarang agama? Bahkan ada yang bertanya apakah sampai tahap kesyirikan?

Hukum hormat bendera diperselisihkan oleh para ulama, ada ulama yang melarang secara mutlak dan ada ulama yang memperbolehkan. Kami nukilkan salah satu dari beberapa fatwa ulama tersebut.

Fatwa ulama yang melarang adalah fatwa Al-Lajnah, berikut kami sajikan fatwanya:

س3: ما حكم تحية العلم في الجيش وتعظيم الضباط وحلق اللحية فيه؟

Pertanyaan: Apa hukum hormat bendera yang dilakukan oleh tentara, menghormati komandan dan mencukur jenggot?

ج3: لا تجوز تحية العلم، بل هي بدعة محدثة

Jawab: Tidak boleh menghormati bendera, bahkan ini termasuk bid’ah yang dibuat-buat…… [Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah 1/236]

Jumat, 31 Juli 2020

Check dan Re-Check terhadap Setiap Khabar yang Datang


Check dan Re-Check terhadap Setiap Khabar yang Datang
 
Khabar (خبر), kata Ibnul-Mandhuur, merupakan bentuk tunggal dari kata akhbaar (أخبار). (Definisinya) yaitu : berita yang datang kepadamu tentang orang yang kamu akan diberitahu.

Ibnu Sayyidih berkata : 

“Khabar adalah berita. Jamaknya adalah akhbaar, dan al-akhaabiir adalah jamak dari akhbaar…. Al-Istikhbaar dan at-takhabbur adalah pertanyaan mengenai khabar. Dalam hadits Al-Hudaibiyyah : Bahwasannya beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengutus seseorang dari suku Khuzaa’ah menanyakan berita (takhabbar) tentang Quraisy. Takhabbar maksud mencari tahu. Dikatakan : Takhabbaral-khabar was-takhbara maksudnya : jika ia bertanya tentang khabar untuk mengetahuinya." [Lisaanul-‘Arab, hal. 1090].

Khabar adalah sesuatu yang tidak terelakkan dalam kehidupan kita. Baik kita mengkhabarkan sesuatu kepada orang lain atau kita dikhabarkan sesuatu oleh orang lain. Dua-duanya silih berganti mengisi.

Rabu, 15 Juli 2020

Mencela Shahabat ?


Mencela Shahabat ?

Tanya : Saya telah beberapa kali membaca buku, internet, atau yang lainnya yang menyebutkan Syi’ah mencela beberapa shahabat yang utama seperti Abu Bakar, ’Umar, ’Utsman, dan yang lainnya. Bahkan sebagian diantara mereka malah mengkafirkannya. Bagaimana sebenarnya Islam melihat hal ini ?

Selasa, 25 Februari 2020

Amalan Sunah di Bulan Rajab

Amalan Sunah di Bulan Rajab

Amalan Sunah di Bulan Rajab

Tidak termasuk amalan khusus terkait bulan Rajab. Baik bentuknya shalat, puasa, zakat, maupun umrah. Mayoritas ulama menjelaskan itu hadis yang menggambarkan amalan bulan Rajab adalah hadis bathil dan tertolak.

Ibnu Hajar mengatakan,

لم يرد في فضل شهر رجب, ولا في صيامه, ولا في صيام شيء منه معين, ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة, وقد سبقني إلى الجزم بذلك الإمام أبو إسماعيل الهروي الحافظ

“Tidak dapat dibaca yang shahih, bisa digunakan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, baik bentuknya puasa penuh atau puasa di tanggal tertentu bulan Rajab atau shalat tahajjud di malam tertentu. Keterangan saya ini telah didahului oleh keterangan Imam Al-Hafidz Abu Ismail Al Harawi.” (Tabyinul Ujub bimaa Warada fii Fadli Rajab , Hal. 6)

Senin, 03 Februari 2020

Sumpah ‘Demi Rasulullah’, Termasuk Syirik

Sumpah ‘Demi Rasulullah’, Termasuk Syirik

Sumpah ‘Demi Rasulullah’

Tanya :
Apa hukum sumpah dengan menyebut ‘Demi Rasulullah’, karena saya pernah denger klo itu kesyirikan. Apa bener?

Jawab :

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras bersumpah dengan menyebut selain Allah. Dari Sa’ad bin Ubadah, beliau menceritakan,

Minggu, 27 Oktober 2019

Perbedaan antara Aqidah; Tauhid dan Manhaj


Perbedaan antara Aqidah, Tauhid dan Manhaj

Istilah aqidah, tauhid dan manhaj sangat sering kita dengar terutama di kalangan penuntut ilmu. Istilah-istilah ini memiliki pengertian yang berbeda apabila dirinci. Hendaknya penuntut ilmu berusaha memahami hal ini, yang menujukkan ia berusaha paham dasar agama. Belajar agama dari dasar merupakan cara beragama yang baik dan mengantarkan kepada kebahagiaan. Kita tidak berharap tidak ada penuntut ilmu yang gemar berdebat kusir padahal membedakan definisi dasar ini saja tidak paham.

Sabtu, 12 Oktober 2019

Bukan Islam Radikal Tapi Muslim Radikal


Bukan Islam Radikal Tapi Muslim Radikal

Pertama kita jadi akademisi jangan latah
kita mengatakan islam radikal, itu sudah salah.
yang tepat muslim radikal, itu mungkin,
Islam gak ada yang radikal

Senin, 23 September 2019

Menolak Shalat Istisqa, Malu Tidak Turun Hujan


Meluruskan Seorang Dai yang Tidak Mau Sholat Istisqa Karena Malu Tidak Turun Hujan

Pertanyaan :
Alhamdulillah ‘ala kulli haal, saat ini kemarau panjang dan banyak terjadi kebakaran hutan. Nah beberapa kaum muslimin sudah melakukan shalat istisqa’. Namun sayangnya ada seorang dai mempropagandakan menolak jadi imam shalat istisqa’ karena alasannya bisa bikin malu jika ternyata setelah shalat tidak turun hujan, dan menganggap doa tidak terkabul. Mohon tanggapannya, syukron. (Abu Azzam)

Kamis, 19 September 2019

Hukum Masuk Gereja


Pertanyaan :
Assalamu’alaikum, Apa hukum masuk gereja atau tempat peribadatan non muslim lainnya? Terima kasih. (Dari: Arriqa)

Jumat, 13 September 2019

Benarkah Orang Kafir Bisa Masuk Surga Jika Beramal Shalih?


Pertanyaan :
Benarkah Orang Kafir Bisa Masuk Surga Jika Beramal Shalih?

Rabu, 04 September 2019

Apa Itu Takfir Muthlaq dan Takfir Mu’ayyan ?


بسم الله الرحمن الرحيم

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

“Dan telah aku tetapkan juga pada prinsip Takfir dan Tafsiq yang dibangun di atas dasar dalil-dalil ancaman, sesungguhnya teks-teks ancaman yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunah serta ucapan-ucapan (muthlaq) para imam dalam takfir, tafsiq dan yang semisalnya tidak mengharuskan adanya pengkafiran terhadap individu tertentu yang melakukan kekafiran tersebut (mu’ayyan), kecuali apabila terpenuhi syarat-syarat dan terangkat penghalang-penghalang (dalam pengkafirannya), tidak ada bedanya dalam perkara prinsip maupun cabang.” [Majmu’ Al-Fatawa, 10/372]

Selasa, 19 Desember 2017

Fatwa Ulama: Demonstrasi, Sarana Dakwah pada Penguasa?

Fatwa Ulama: Demonstrasi, Sarana Dakwah pada Penguasa?

Fatwa Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz rahimahullah

Soal :
Apakah berdemonstrasi bagi laki-laki dan perempuan untuk melawan penguasa dan pemerintah termasuk wasilah untuk berdakwah? Lalu jika ada yang mati saat berdemo apakah teranggap sebagai orang yang mati syahid di jalan Allah?

Khurofat Demonstrasi

Khurofat Demonstrasi

Belakangan ini demonstrasi sudah bisa dikatakan sangat lumrah di negara kita. Banyak orang mengatakan bahwa “demonstrasi” adalah bagian dari amar makruf nahi munkar, sehingga seolah-olah menjadi hal yang harus dilakukan. Namun kita harus melihat dari kacamata syar’i apakah benar demonstrasi yang dinamakan oleh pemujanya sebagai metode amar ma’ruf nahi munkar merupakan manhaj (cara beragama) Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, ataukah sesuatu yang harus diluruskan? Dan ketahuilah, tidaklah nama yang indah itu akan merubah hakikat sesuatu yang buruk, walau dibumbui dengan label Islami.

Minggu, 17 Desember 2017

Interaksi dengan Non Muslim yang Dibolehkan

Interaksi dengan Non Muslim yang Dibolehkan

Setelah kami membahas berkenaan dengan ucapan selamat natal, agar tidak disalahpahami, sekarang kami akan utarakan beberapa hal yang mestinya diketahui bahwa hal-hal ini tidak termasuk loyal (wala’) pada orang kafir. Dalam penjelasan kali ini akan dijelaskan bahwa ada sebagian bentuk muamalah dengan mereka yang hukumnya wajib, ada yang sunnah dan ada yang cuma sekedar dibolehkan.

Bersahabat dengan Orang Kafir

Bersahabat dengan Orang Kafir

Tanya :
Kepada Syaikh yang saya hormati. Pertanyaan saya adalah: kalau dimisalkan boleh kaum muslimin bersahabat dengan orang-orang non muslim. Karena masalahnya saya tinggal di negeri yang tidak banyak kaum musliminnya. Sementara teman-teman saya dari kalangan non muslimin baik-baik. Hanya saja mereka banyak melakukan kemusyrikan. Kalau saya memutus hubungan persahabatan dengan mereka, bagaimana mereka akan dapat mengenal kebenaran dan memeluk ajaran Islam? Namun di sisi lain, kalau mereka tetap saja tidak memperhatikan hidayah Islam, apakah hubungan persahabatan kami boleh tetap berlangsung? (Published Date: 2002-04-11)


Berteman dengan Non Muslim, Bolehkah?

Berteman dengan Non Muslim, Bolehkah?

Tentu saja berteman dengan non muslim dapat mempengaruhi seorang muslim. Bisa jadi kita mengikuti tingkah laku mereka yang jelek, bahkan bisa terpengaruh dengan akidah mereka. Ingatlah, sahabat itu bisa menarik dan mempengaruhi. Sebagaimana kata pepatah Arab,

الصَّاحِبُ سَاحِبٌ

“Yang namanya sahabat bisa menarik (mempengaruhi)”.

Minggu, 19 November 2017

Diskusi Masalah Khilafah


Di salah satu group WA, ketika saya memberikan tulisan saya "Penyimpangan Manhaj Yang Populer", terjadi sedikit diskusi dengan seorang ikhwan yang mana beliau memberikan argumennya dengan artikel "Periodisasi Kekuasaan Islam".

Sebagai penjelasan lebih lanjut bagi kita semua, berikut saya dokumentasikan diskusi kami.

Ikhwan :
Periodisasi Kekuasaan Islam