Jumat, 02 September 2022


Berkata Al Khottobi rahimahullah

النصيحة كلمة يعبر بها عن جملة هي إرادة الخير للمنصوح له 

"Nasehat adalah kalimat ungkapan yang bermakna memberikan kebaikan kepada yang dinasehati"

[Jami'ul 'Ulum wal Hikam, 1:219]

🌐 Cerkiis.blogspot.com

Imam Nawawi rahimahullah berkata

"Menasehati sesama muslim (selain ulil amri) berarti adalah menunjuki berbagai maslahat untuk mereka yaitu dalam urusan dunia dan akhirat mereka, tidak menyakiti mereka, mengajarkan perkara yang mereka tidak tahu, menolong mereka dengan perkataan dan perbuatan, menutupi aib mereka, menghilangkan mereka dari bahaya dan memberikan mereka manfaat serta melakukan amar ma'ruf nahi mungkar."

[ Syarh Shahih Muslim, 2: 35 ]

🌐 Cerkiis.blogspot.com

Kenalkan manusia tentang Allah ini haq jangan lihat berapa banyak orang yang mau menerima sunnah.

taqdir telah tercatat bahwa penghuni neraka jauh lebih banyak dari penghuni surga maka jangan bermimpi akan mendapatkan banyak simpatisan pembela sunnah

"TUGAS KITA HANYA MENYAMPAIKAN"

ingatlah ... !!! jika dakwah yang dicari banyaknya jumlah maka engkau akan merasa sakit hati jika setiap ucapanmu ditolak

disaat manusia menolak sunnah maka bersyukurlah karena Allah menganugerahkanmu istiqamah diatas sunnah 'sedang disana engkau telah melihat banyak orang tidak mampu untuk berjalan diatasnya bahkan berpaling darinya.'

@ Berbagai Sumber
     
🌐 Cerkiis.blogspot.com

"Mengajak tanpa do'a adalah bentuk kesombongan.

Sebab bukan kita yang memberi hidayah, melainkan Allah. Oleh karena itu, ajaklah dan do'akanlah. Karena ada hal yang tak bisa dirubah dengan dakwah, namun bisa dirubah dengan do'a."

🌐 Cerkiis.blogspot.com

Mantapkan hati untuk mengucapkan dan mengamalkan sesuatu hanya karena Allah.

Sungguh bila yang kita cari dari setiap amalan adalah pengikut maka kita akan mendapatkannya sekalipun sangat buruk sekali amalan kita, tidakkah kita lihat Fir'aun terkenal dengan keburukannya tapi tak sepi manusia yang menjadi pengikutnya, atau iblis yang terlaknat yang dikenali keburukannya tapi mayoritas manusia menjadi pengikutnya.

Karena itu saya nasehati diri saya pribadi khususnya dan para teman-teman salafiyyah pada umumnya untuk istiqamah diatas sunnah dan janganlah goncangan orang-orang yang goncang membuat kita ikut goncang.

Teruslah berlemah lembut kepada manusia dan janganlah kasarnya lisan manusia membuat kita tergelincir dengan ikut-ikutan berkata kasar.

Jika mampu maka warnailah saudara-saudara kita yang berlisan kasar itu menjadi lisan yang santun, namun apabila tidak mampu maka berpalinglah dengan tidak berteman dengannya tanpa harus mencelanya.

Semoga saya, anda, kita, dan semua selamat sampai tujuan.

🌐 Cerkiis.blogspot.com

Berapa banyak ulama yang jatuh dalam kesalahan, namun tak ada diantara saudaranya yang peduli padanya kemudian mengunjunginya dan melakukan diskusi bersama.

Bahkan yang sering terjadi adalah dimana seorang diantara mereka lebih suka menyebarkan protes dan bantahan (terhadap ulama tersebut) melalui majalah atau tulisan.

[Syaikh Abdurrahman Al-Muallimi rahimahullah]|

🌐 Cerkiis.blogspot.com

Syaikh abdurrazzaq pernah mengatakan:

"Sibukkan dirimu dengan berdakwah, dan jika ada yang bertanya kepadamu tentang permasalahan ini (fitnah) maka janganlah kau terpancing, tetapi usahakan untuk mengingatkan si penanya agar sibuk dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat."

lanjutnya : "kita sibuk dengan dakwah, urusan kita banyak, maka tidak perlu memikirkan hal-hal seperti itu. aku pun tidak senang kalau disampaikan kepadaku permasalahan-permasalahan seperti ini, karena aku ingin hatiku bersih. dan jika aku bertemu dengan orang yang menjelek-jelekan aku maka aku tetap akan ramah terhadap dia, karena aku tidak mendengar pembicaraannya tentangku..."

[rihlatu al-imam ibnu syaikhil hazzamain min tasawufil munharif ila tasawwufi ahlil haditsi wal atsar hlm. 16]

🌐 Cerkiis.blogspot.com

Amalan Qaashir dan Muta’addi


Apa itu amalan qaashir dan amalan muta’addi?

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآَثَارَهُمْ وَكُلَّ شَيْءٍ أحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)

Memahami amalan qaashir dan amalan muta’addi

Kaitannya dengan amalan yang ditinggalkan, kita perlu mengenal dua amalan yaitu amalan qaashir dan amalan muta’addi.

Amalan muta’addi adalah amalan yang manfaatnya untuk orang lain, baik manfaat ukhrawi (seperti mengajarkan ilmu dan dakwah ilallah), bisa juga manfaat duniawi (seperti menunaikan hajat orang lain, menolong orang yang dizalimi).

Amalan qaashir adalah amalan yang manfaatnya hanya untuk pelakunya saja, seperti puasa dan iktikaf.

Manakah yang lebih afdal, apakah amalan qaashir ataukah amalan muta’addi?

Para fuqoha syariat menyatakan bahwa amalan muta’addi yang manfaatnya untuk orang lain lebih utama dari amalan qaashir yang manfaatnya untuk diri sendiri.

Kamis, 01 September 2022

Apa yang Harus Dilakukan Bunga Dari Bank


APA YANG HARUS DILAKUKAN PADA BUNGA YANG DIAMBIL DARI BANK

Oleh Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta

Pertanyaan :
Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta ditanya : Ada seorang yang mendapat bunga bank yang jumlahnya cukup besar –mudah-mudahan Allah mensucikan kita dan melindungi kita serta kaum muslimin darinya- apakah dia boleh mengalokasikannya di jalan kebaikan, misalnya membangun sekolah-sekolah syar’iyah dan madrasah Tahfidzul Qur’an khususnya, dan sisanya diserahkan untuk kepentingan lainnya? Dan apakah pembangunan masjid dengan menggunakan uang hasil bunga ini diharamkan atau hanya sekedar makruh saja atau kebalikan dari yang pertama? Tolong beritahu kami. Mudah-mudahan Allah membekali anda sekalian dengan ilmu dan pemahaman.

Cara Halal Memanfaatkan Bunga Bank


Cara Halal Memanfaatkan Bunga Bank

Pertanyaan :
Assalamu’alaikum ustadz, Sebaiknya uang dari bunga bank, uang sisa perjalanan dinas, dan sejenisnya disumbangkan kemana (dimanfatkannya kemana). Mohon dari ustadz info lembaga (beserta no rek) yang berhak menerimanya. Terima kasih sebelumnya atas jawabannya. Dari: Win

Jawaban :

Cara Halal Memanfaatkan Bunga Bank
Pembahasan tentang hukum riba di bank tidak dijumpai dalam buku fikih klasik. Karena ketika buku itu ditulis, bank-bank konvensional seperti sekarang belum ada. Untuk memahami berbagai masalah seputar bank, kita perlu merujuk kepada penjelasan ulama kontemporer, yang sempat menjumpai praktik perbankkan.