Senin, 08 Mei 2017

Makan dan Minum dalam Keadaan Lupa Saat Puasa


Jika seseorang makan dan minum dengan sengaja di siang hari, maka puasanya jelas tidak sah. Namun jika dalam keadaan lupa, maka itu dimaafkan atau diberi uzur.

Minggu, 07 Mei 2017

Memerintahkan Anak untuk Berpuasa


Sejak kecil ketika anak kita sudah kuat berpuasa, maka sudah seharusnya didorong untuk menjalankan ibadah yang mulia tersebut. Jika sudah dilatih sejak dini, maka kelak ketika sudah baligh, ia akan mudah menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Dalam perkara shalat, Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan,

مُرُوا الصَّبِىَّ بِالصَّلاَةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِينَ وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِينَ فَاضْرِبُوهُ عَلَيْهَا

“Perintahkan anak ketika ia sudah menginjak usia tujuh tahun untuk shalat. Jika ia sudah menginjak usia sepuluh tahun, maka pukullah ia (jika enggan shalat).” (HR. Abu Daud no. 494. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Talbis Salafi Haroki


Oleh Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifulloh

MUQADDIMAH
Talbis (pencampuradukkan) antara haq dan batil adalah cara-cara ahli bid’ah dari masa ke masa. Karena suatu bid’ah jika berupa kebatilan yang murni maka tidak akan mungkin diterima oleh manusia, bersegeralah setiap orang membantah dan mengingkarinya. Seandainya bid’ah itu kebenaran yang murni maka bukanlah merupakan bid’ah, tetapi adalah sunnah. Maka bid’ah dapat tersebar di kalangan manusia karena kebatilan yang terkandung di dalamnya diselimuti dengan sedikit kebenaran.

Di antara model talbis yang telah dilakukan oleh para hizbiyyin adalah menggabungkan antara kekufuran, kebid’ahan dan kesesatan zaman ini dengan ajaran-ajaran Islam, seperti demokrasi Islami, sandiawara Islami, nyanyian Islami, partai Islami, dan “sederet nama-nama Islami” yang lainnya. Tidak berhenti di situ saja, bahkan mereka juga hendak mengaburkan kaum muslimin dari manhaj yang lurus, manhaj Salafush Shalih, dengan mencampuradukkan antara manhaj salaf dengan manhaj harokah yang bid’ah yang dikemas dengan nama baru “Salafi Haroki”. Dengan cara ini mereka hendak mengajak para pengikut Salafush Shalih untuk berpaling dari manhaj Salaf dan menganut manhaj Haroki yang bid’ah!

Sabtu, 06 Mei 2017

Dosa Namimah, Mengadu Domba


Namimah atau mengadu domba satu pihak dan pihak lainnya sering menimbulkan kerusuhan atau cek-cok yang berkepanjangan. Oleh karenanya perbuatan ini jika dilakukan terus menerus termasuk dalam dosa besar (al kabair).

Adu domba seperti inilah yang biasa kita lihat dilakukan oleh pers dan media. Tujuannya, untuk melariskan berita.

Antara Ta'awun Syar'i Dan Hizbi


Oleh Markaz al-Imam al-Albani

ANTARA TA’AWUN SYAR’I DAN HIZBI [1]
Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk saling berta’awun (bekerja sama) di dalam kebajikan dan ketakwaan, dan melarang dari saling berta’awun di dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Allah Jalla wa ‘Ala berfirman.

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [al-Ma’idah/5 : 2]

Rabu, 03 Mei 2017

Bermadzhab Salafi Adalah Bid'ah ?


Oleh Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

BERMADZHAB SALAFI ADALAH BID’AH ?

Dr Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi dalam bukunya “As-Salafiyah Marhalatun Zamaniyyatun Mubarokah Laa Mazhabun Islaamiyun” menulis di halaman 236 dengan judul : “Bermadzhab salafi adalah bid’ah”.

Khawarij Merekalah Murji'ah, Kebenaran Tidak Terorganisir Dikalakahkan Kebatilan Yang Terorganisir?


GOLONGAN KHAWARIJ MEREKALAH MURJI’AH DAN BAGAIMANA MEMBANTAH PERKATAAN JAMA’AH TABLIGH

Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halaby Al-Atsary

Pertanyaan :
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halaby Al-Atsary ditanya : Kami memiliki dua pertanyaan, Pertama : Apa maksud dari perkataan Imam Ahmad bahwa golongan khawarij merekalah kelompok murjiah?. Kedua : Bagaimana membantah perkataan Jamaah Tabligh yang datang dari kerajaan Saudi Arabia : "Anda mengatakan bahwa Jamaah Tabligh tidak menghiraukan dakwah kepada aqidah dan tauhid uluhiyyah, padahal kami datang kemari dan mangajak orang kepada tauhid tersebut" Bagaimana menjawab syubhat yang dilontarkan mereka ini ya Syaikh karena mereka banyak berdalih dengan ini.

Menyikapi Fitnah Dan Tuduhan Murji'ah


MENYIKAPI FITNAH DAN TUDUHAN MURJI’AH

Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halaby Al-Atsary

Pertanyaan :
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halaby Al-Atsary ditanya : Aku membaca sebuah buku yang berjudul " Raf'ul la'imah 'an fatwa lajnah ad-daimah karya Syeikh Muhammad Ibn Salim ad-Dausari, apa komentar anda tentang buku ini dan penulisnya? Apa nasehat anda kepada kami penuntut ilmu dalam menyikapi fitnah irja' yang membuat goncang pemikiran ?

Senin, 01 Mei 2017

Benang Merah Antara Harokah Dan Khurofat


Oleh Syaikh Abdul Malik Ramadhaaniy Al-Jazaairy

Tidak diragukan lagi bahwa, mayoritas manusia akan mengingkari jika dikatakan bahwa seorang haroki masih mempercayai hal-hal khurofat. Karena seorang haroki lebih dekat kepada alam nyata, bahkan dia sangat berlebihan ketika mengagungkan suatu fenomena dan senantiasa merujuk kepada penyelesaian yang masuk akal saja. Sedangkan seorang yang mempercayai hal-hal khurofat, dia lebih dekat kepada alam gaib, sebagaimana telah kita ketahui bersama.

Kisah Wanita Pezina yang Memberi Minum pada Anjing


Ada hadits yang membicarakan tentang keutamaan memberikan minum pada hewan. Ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan untuk berbuat baik pada setiap makhluk termasuk pula hewan. Di antara hadits yang diangkat adalah membicarakan wanita pezina yang memberi minum pada anjing dan akhirnya ia mendapatkan pengampunan dosa.